Reaksi Pendidikan Dan Pengajaran Kolonial Belanda Di Indonesia

pengajaran-kolonial-belanda-di-indonesia

Inilah Reaksi Pendidikan Dan Pengajaran Kolonial Belanda Di Indonesia

Reglal.Com – Sudah bukan suatu rahasia lagi kalau Indonesia dulu pernah dijajah oleh Belanda. Semua warga negara Indonesia tahu akan hal itu. Bahkan kurang lebih selama 350 tahun lamanya Indonesia merasakan dijajah oleh Belanda. Hal ini menyebabkan ada banyak aspek tentang Belanda yang masuk dan kemudian diamalkan oleh negara Indonesia.

Bahkan termasuk metode – metode pendidikan yang ada di Indonesia juga pada waktu itu dipengaruhi oleh kultur dan budaya dari Belanda. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan banyak warga masyarakat Indonesia tentang seperti apa wajah pendidikan yang ada di Indonesia masa kini. Apakah masih terpengaruh dengan metode yang diterapkan oleh Hindia Belanda di masa penjajahan dulu atau memang sudah ada reaksi dan pengajarannya? Berikut kami akan berikan informasinya untuk Anda beberapa reaksi pendidikan dan pengajaran kolonial Belanda yang ada di Indonesia. Yuk simak informasinya untuk Anda!

Reaksi Pendidikan Dan Pengajaran Kolonial Belanda

Sejak di masa penjajahan kemudian adanya pemberontakan tentang pendidikan dan akhirnya ada berbagai macam organisasi yang terpimpin oleh tokoh – tokoh cendekiawan pada masanya menerapkan pendidikan untuk anak bangsa. Pada zamannya beberapa reaksi pendidikan dan pengajaran yang terbentuk diantaranya :

Pergerakan Budi Utomo

Pada beberapa orang yang terpelajar memang bangsa kita benar – benar merasakan kemiskinan bangsa baik lahir atau batin. Hal ini yang kemudian menyebabkan jiwa mereka untuk berusaha mempertinggi derajad bangsanya. Dan yang mengambil prakarsa untuk mempertinggi derajad bangsa lewat pendidikan adalah Dr. Wahidin Sudirohusodo. Almarhum pejuang ini berkeliling di www.bahasainggrisoke.com Pulau Jawa dan kemudian menemui orang – orang yang terkemuka untuk membicarakan kemungkinan – kemungkinan mengadakan studiefonds yang dapat memberikan kesempatan kepada pemuda pelajar untuk melanjutkan pendidikan dan pengajaran yang lebih tinggi dan kelak memang dapat bergerak untuk kemajuan bangsanya.

Pergerakan Muhammadiyah

Bapak Kyai Haji Ahmad Dahlan memang punya cita – cita pendidikan dan pengajaran yang berdasarkan ajaran agama Islam dan juga Sunnah sehingga nantinya dapat membentuk manusia muslim yang bermoral dari ajaran Al-Quran dan juga Sunnah dengan memberikan pemahaman yang luas. Dan tentu memiliki individualitas yang bulat dalam arti adanya keseimbangan diantara segi – segi rohani serta jasmaninya kemudian juga bersikap positif atas persoalan masyarakatnya.

Perguruan Nasional Taman Siswa

Bapak perguruan Taman Siswa ini adalah Ki Hajar Dewantoro yang lahir pada 2 Mei 1889 sebagai putra dari Pangeran Ario Suryaningrat dan juga sebagai cucu dari Pakualam III. Nama kecil Raden Mas Suwardi Suryaningrat ini merupakan bangsawan dari Yogyakarta akan tetapi beliau lebih suka bergaul dengan anak – anak rakyat jelata. Dasar pendidikan didirikannya Taman Siswa di tahun 1922 dan punya senjata ampuh yang terkenal dengan istilah Non Cooperation dan juga self help atau zelf bedruipings system.

Itulah beberapa perkembangan dunia pendidikan masa lalu yang berkembang di Indonesia. Semoga informasi tentang Reaksi Pendidikan Dan Pengajaran Kolonial Belanda bermanfaat.

Baca Juga :