3 Jenis Tarif Biaya Jasa Arsitek Yang Perlu Anda Ketahui

3 Jenis Tarif Biaya Jasa Arsitek Yang Perlu Anda Ketahui Untuk Mendapatkan Hasil Maksimal 

reglal.com – Biaya jasa arsitek adalah sebuah harga yang dipasang oleh seorang arsitek kepada calon client-nya. Penentuan harga atau biaya jasa arsitek ini ditentukan oleh beberapa faktor. Meskipun banyak orang menganggap jika biaya jasa arsitek sangatlah mahal atau tinggi, namun sebenarnya, biaya jasa arsitek hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan budget pembangunan properti Anda. Sebenarnya, faktor utama mengapa biaya jasa arsitek terlihat sangat mahal ialah, karena biaya untuk jasa arsitek ini adalah biaya yang pertama kali harus mereka keluarkan, sehingga biaya jasa arsitek ini terkesan sangat mahal. Padahal mereka membayar sesuatu yang memang pantas untuk dihargai dengan harga seperti itu, mereka membayar suatu kualitas kerja dan sebuah investasi di dalam bangunan properti Anda.

renovasi-budget

Biaya Jasa Arsitek

Kebanyakan, arsitek menentukan tarif atau bayaranya berdasarkan jumlah dan kompleksitas suatu pekerjaan atau project. Ide atau apa yang calon client inginkan akan menentukan sampai sejauh mana jumlah dan kompleksita suatu project. Dan project pembangunan sebuah rumah akan berbeda tarifnya dengan pembangunan sebuah bangunan komersial seperti ruko, mall, dll.

Arsitek mempunyai 3 opsi untuk mentukan besaran harga jasa arsitek mereka:

1. Sum Payment
Opsi yang pertama adalah, mereka akan memasang tarif atau biaya berdasarkan persentase dari keseluruhan biaya proyek. Mereka akan menentukan atau meminta kepada client, berapa persen dari keseluruhan biaya pembangunan properti Anda sebagai tarif jasa mereka. Biasanya, jumlah persentase dari jenis bangunan komersial akan lebih tinggi dari jenis bangunan tempat tinggal.

2. Lump Sum Payment
Metode yang kedua adalah lump sum payment. Jika arsitek menggunakan sitem ini, maka tarif mereka disesuaikan dengan kemampuan arsitek dalam menangani project Anda. Dan dipastikan tidak kan ada biaya tambahan di kemudian hari, kecuali jika memang Anda dan arsitek Anda telah memiliki perjanjian sebelumnya, misalnya untuk revisi lebih dari 3 kali, maka akan dikenakan biaya tambahan.

3. Tarif Per Jam
Dan yang terakhir, arsitek bisa meminta tarif per jam. Biasanya arsitek yang sudah berpengalaman dan punya cukup nama, akan menggunakan jenis tarif seperti ini. Cara kerjanya ialah, sang arsitek akan memberikan estimasi perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan atau project dari Anda, kemudian menghitung biayanya dengan metode tarif per jam.

Meskipun banyak orang beranggapan bahwa biaya jasa arsitek sangatlah mahal, pahami juga bahwa jasa arsitek ini akan menghemat banyak uang Anda. Ketika Anda membayar jasa seorang arsitek, Anda tidak hanya membayar skill dan pengalamanya mereka saja, namun Anda juga membayar ilmu dan pengetahuan mereka. Mereka memiliki ilmu dan kemampuan untuk memilih berbagai jenis material bangunan yang memiliki harga terjangkau dengan fungsi maksimal. Dan juga, mereka mengetahui, bagaimana mengatur penggunaan energi yang hemat, sehingga kedepannya akan menghemat pengeluaran Anda selama bertahun – tahun.

Jadi, ketika anda mencari jasa arsitek, pastikan sistem tarif apa yang akan mereka terapkan kepada project Anda. Pastikan Anda tidak hanya membayar dan mendapatkan rencana denah serta gambar desain saja, namun juga membayar skill, pengalaman mereka, kemampuan dan ilmu mereka, serta masukan dan saran, yang pada muaranya akan memberikan Anda hasil yang bagus, maksimal, dan fungsional. Demikian sedikit uraian mengenai biaya jasa arsitek kali ini, semoga bermanfaat untuk.

Baca artikel lainnya tentang desain rumah :