Cara Budidaya Bawang Merah

budidaya-bawang-merah

Cara Budidaya Bawang Merah

Reglal.Com – Ada banyak sekali varietes benih bawang merah yang bisa dibudidayakan. Diantaranya ada benih lokal hingga benih hibrida impor. Bentuk benih yang biasa dijual ada yang berupa biji dan ada juga benih yang berupa umbi. Jenis bibit berupa umbi adalah benih yang banyak digunakan oleh petani dalam melakukan budidaya bawang merah. Bibit benih bawang merah yang baik adalah bibit benih yang berasal dari umbi bawang merah yang dipanen tua atau sekitar usia 80 hari hingga 100 hari tergantung pada lokasi tanam.

Jumlah benih yang dibutuhkan dalam budidaya bawang merah bergantung pada varietes apa yang akan ditanam. Untuk jarak tanam 20 cm x 20 cm dengan bobot benih 5 gram dibutuhkan sekitar 1,4 ton benih/hektar lahan. Untuk bobot benih umbi yang sama dan menggunakan jarak tanam 15 cm x 15 cm dibutuhkan sekitar 2,4 ton benih/ hektar lahan. Bila ukuran dan berat benih lebih kecil maka kebutuhan benih akan lebih kecil.

Pengolahan Tanah dan Penanaman Bibit Bawang Merah

Tanah pada lahan tanam diolah dahulu, buatlah bedengan dengan lebar sekitar 1 meter hingga 1,2 meter, tinggi bedengan sekitar 50 cm, dengan pajang bedengan menyesuaikan lahan tanam. Beri jarak antar bedengan sekitar 50 cm untuk parit. Gemburkan tanah pada bedengan dengan cara mencangkulinya sedalam 20 cm agar permukaan bedengan menjadi rata.
Jika pH atau keasaman tanah kurang dari 5,6, maka lakukan pengapuran dengan menggunakan kapur atau dolomit sebanyak 1-1,5 ton/hektar lahan. Pengapuran ini hendaknya dilakukan sekitar 2 minggu sebelum lahan ditanami bawang merah.

Lakukan pemupukan dasar dengan menggunkan pupuk kandang atau pupuk kompos. Cara pemberian pupuk tersebut ditebarkan di atas bedengan kemudian aduk dengan tanah sampat tercampur rata. Atau juga bisa dengan menambahkan pupuk kimia seperti ZA, SP-36 dan KCL dengan dosis sebanyak 47 Kg, 311 Kg dan 56 Kg /hektar lahan. Campurkan semua pupuk buatan tersebut kemudian berikan pada bedengan dan diamkan selama satu minggu sebelum bedengan ditanami bibit bawang merah.

Siapkan umbi bibit bawang merah yang sudah siap ditanam namun apabila bibit yang akan ditanam berumur kurang dari 2 bulan maka sebaiknya lakukan penggoresan pada bagian ujung umbi bawang merah sekitar 0,5 cm, tujuannya untuk memecah masa dormansi bawang merah sehingga mempercepat tumbuhnya tunas. Cara menanam benih bawang merah yaitu dengan cara membenamkan seluruh bagian umbi bawang merahke dalam tanah.

Perawatan Budidaya Bawang Merah

Cara Menanam bawang merah yang perlu diperhatikan adalah penyiraman tanaman. Penyiraman dilakukan 2x sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Penyiraman tersebut dilakukan dari awal penanaman hingga tanaman berumur 10 hari barulah setelah itu frekuensi penyiraman dikurangi menjadi 1x sehari

Lakukan pula pemberian pupuk tambahan yang dilakukan saat tanaman bawang merah berumur 2 minggu sejak awal tanam. Jenis pupuk yang digunakan adalah campuran dari KCl, ZA, daan urea dengan dosis masing-masing 112 Kg, 200 Kg dan 93 Kg/hektar lahan. Pemupukan berikutnya dilakukan ketika tanaman bawang merah telah memasuki umur 5 minggu dengan dosis pupuk yang diberikan urea 47 Kg, ZA 100 Kg, dan KCI 56 Kg/hektar lahan. Cara pemupukan dilakukan dengan membuat guritan di sekitar tanaman.

Lakukan pula penyiangan terhadap gulma yang ada di areal lahan tanam, biasanya penyiangan ini dilakukan 2x/satu kali musim tanam. Untuk menghemat biaya perawatan, penyiangan gulma bisa dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk susulan. Tetapi bila tanaman gulma yang tumbuh terlalu banyak harus segera dilakukan penyiangan.

Panen Budidaya Bawang Merah

Biasanya bawang merah dapat dipanen pada umur 55-70 hari sejak tanam. Produktivitas bawang merah ini bervariasi bergantung pada iklim, cuaca dan jenis bawang yang ditanam. Di faunadanflora.com Indonesia rata-rata per hektar lahan tanam bisa menghasilkan sekitar 3 hingga 12 ton bawang merah. Salah satu ciri tanaman bawang merah yang sudah siap untuk dipanen apabila 60%-70% daun bawang sudah mulai rebah atau untuk mengetahui apakah bawang siap panen bisa dilakukan pemeriksaan umbi secara acak. Khusus jika menggunakan bibit bawang dari umbi, tingkat daun rebah harus mencapai 90%.

Setelah umbi bawang akan melalui proses pemanenan maka selanjutnya lakukan proses pengeringan terlebih dahulu. Pengeringan bawang merah bisa dilakukan dengan menjemurnya dibwah sinar matahari selama 7 hingga 14 hari. Bila kadar air bawang merah telah menjadi 85% maka bawang merah siap di pasarkan.

Demikian penjelasan yang diberikan tentang Cara Budidaya Bawang Merah  .Terimakasih telah menyimak penjelasan diatas. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan para pembaca dan informasi yang diberikan bermanfaat.

Baca Juga :